Golkar-PDIP Dukung Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

  • Bagikan
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa (Foto: Istimewa)

Jakarta – Wakil Partai Golkar dan PDI Perjuangan di DPR RI mengatakan mendukung penuh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI.

Jenderal Andika Prakasa merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987, lahir di Bandung, 21 Desember 1964, yang mengawali kariernya sebagai perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2 /Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun.

“Kita mengacungkan jempol, kita berharap Pak Andika ini akan bisa terus berkarya di dalam tubuh TNI dan semakin memajukan TNI dan semakin memperkuat posisi Indonesia,” ujar anggota DPR dari Fraksi Golkar Dave Laksono dalam keterangannya, Sabtu (7/8/2021).

Bacaan Lainnya
Yellow Clinic Partai Golkar Terima Bantuan 10 Ribu Alat Swab Antigen

Kata Dave Laksono, keputusan yang diambil Jenderal Andika Perkasa untuk melakukan pembongkaran yang dicurigai atau ditengarai adanya pemborosan di lembaga pendidikan AD merupakan suatu gerakan yang luar biasa dan harus diapresiasi.

Bagi Dave, sikap Jenderal Andika yang membongkar ketidakbenaran di internalnya patut dicontoh oleh pemimpin kementerian dan lembaga.

“Ini menunjukkan jiwa seorang ksatria,” ucap Dave Laksono. Mengutip reqnews, Minggu (8/8/2021)

Bacaan Lainnya
Golkar dan NU Tirtoadi Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Pandemi

Dukungan untuk mantan Pangkostrad ini juga mengalir dari Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin. Dalam keterangannya, TB Hasanuddin berharap apa yang dilakukan Jenderal Andika menjadi tradisi baru yang harus diteruskan.

“Saya kira sudah sewajarnya kita memberikan apresiasi kepada pimpinan TNI Angkatan Darat yang telah mengambil tindakan dengan tegas kemudian menyampaikannya kepada publik secara terbuka,” kata TB Hasanuddin.

(adr)



  • Bagikan